Sejarah Singkat Asal Mula Berita

‘Berita’ lebih mudah diakses dari sebelumnya; faktanya, di dunia pop-up, postingan, dan notifikasi push, terkadang terasa hampir tak terhindarkan.

Meskipun kebangkitan internet dan media sosial telah menyingsingkan era baru berita, berita itu sendiri bukanlah hal baru. Manusia selalu menyampaikan berita; satu-satunya hal yang berubah adalah seberapa cepat ia menyebar dan ke mana kita mendengar atau membacanya. Orang-orang selalu menyampaikan informasi satu sama lain.

Sejarah berita sebenarnya sudah ada sejak zaman Romawi, yang dianggap sebagai orang pertama yang benar-benar menerbitkan berita. Berita jauh dari baru – itu kuno!

Apa itu Berita?

Meskipun Anda mencerna konten berita setiap hari dan di dunia tempat kita tinggal, itu berlaku bagi sebagian besar dari kita. Anda mungkin tidak pernah meluangkan waktu sejenak untuk benar-benar memikirkan tentang apa sebenarnya ‘berita’ itu.

Apa Arti ‘Berita’? Dari Mana Asal Kata ‘Berita’?

Petunjuknya ada pada kata: berita adalah informasi baru, biasanya tentang sesuatu yang baru saja terjadi. Berita seringkali tidak lengkap, karena peristiwa masih bisa terjadi. Ini berarti bahwa ketika segala sesuatunya berubah, cara mereka dilaporkan juga mungkin. Saat informasi baru atau saksi baru muncul, sebuah cerita dapat berubah pikiran sepenuhnya. Dalam waktu seminggu, sehari, atau bahkan beberapa jam.

Berita lebih sering dikaitkan dengan hal-hal seperti politik, perang, dan bencana alam. Tetapi bisa juga berita baik tentang olahraga, sains, atau sesuatu yang konyol dan menyenangkan. Jika Anda dan kelas Anda adalah pembaca tetap First News, Anda akan melihat saldo ini di koran setiap minggu.

Semua berita jauh dari sekadar gosip, malapetaka dan kesuraman yang sensasional. Berita bertanggung jawab untuk memberi tahu kita tentang dunia tempat kita tinggal; yang baik, yang buruk dan segala sesuatu di antaranya.

Kapan Koran Pertama Kali Diterbitkan?

Sejarah penerbitan surat kabar dimulai pada tahun 1621. Berbagai buletin dicetak pada tahun-tahun sebelum itu, tetapi baru pada tahun 1621 surat kabar pertama, Corante, diterbitkan di London.

Pada 1702, The Daily Courant menjadi surat kabar harian reguler pertama.

Sejarah Singkat Percetakan Surat Kabar

Meskipun gagasan pencetakan telah ada selama berabad-abad, itu sangat, sangat lambat, sehingga tidak banyak digunakan untuk produksi massal. Seorang pria Jerman bernama Johannes Gutenberg mengubah semua itu pada tahun 1439 ketika dia menemukan mesin cetak. Yang memungkinkan buku dan buletin diproduksi dengan lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih banyak.

Kreasi Gutenberg memiliki pengaruh yang lebih besar di dunia daripada apa pun dalam sejarah. Karena memungkinkan berita, ide, dan pengetahuan menyebar lebih luas dan lebih cepat daripada sebelumnya.

Mesin cetak Gutenberg segera menemukan jalannya ke Inggris. Dengan seorang pria bernama William Caxton menyiapkan satu di Westminster pada tahun 1476.

Sejarah Berita Palsu

Pertama, mari kita perjelas sesuatu: Donald Trump tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas fenomena budaya saat ini. Sejarah berita palsu lebih dalam dari yang diperkirakan banyak orang.

Ungkapan ‘berita palsu’ telah menjadi salah satu yang paling umum. Digunakan di media dalam beberapa tahun terakhir, tetapi memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda.

Makna berita bohong biasanya dilihat sebagai berita yang dibuat-buat atau dibesar-besarkan, sebagai upaya untuk mempengaruhi cara berpikir orang. Jenis berita palsu yang paling umum adalah berita politik. Dan berita palsu disalahkan karena ikut campur dalam pemilu di negara-negara seperti Inggris, AS, dan Prancis. Namun, meskipun menjadi berita utama dan menimbulkan skandal besar (bahkan di taman bermain). Para ahli masih memperdebatkan apakah cerita ini cukup berpengaruh untuk mengubah hasil pemilu.

Donald Trump tidak bertanggung jawab atas ide atau frasa tersebut, tetapi dia berperan dalam sejarah berita palsu. Presiden Amerika Serikat ke-45 yang kontroversial membantu mempopulerkan ungkapan ‘berita palsu’ di hari-hari awal kepresidenannya, sebagian besar sebagai strategi pertahanan. Trump mungkin pernah membantu mendorong frasa populer ke puncak mesin telusur pada satu waktu. Tetapi berita palsu, sebagai sebuah konsep, telah ada sejak berita dibagikan.

Internet dan teknologi mungkin mempermudah untuk memalsukan gambar dan cerita. Tetapi orang-orang yang iseng telah menutupi mata orang-orang dalam waktu yang sangat lama. Jadi, singkatnya: berita palsu bukanlah hal baru.…

Lanjut Baca